Modul 5: Numerical Formulation — Discrete Model
Referensi posisi di slide asli
Halaman 1 dari 14
Pembukaan: Numerical Formulation (Model Diskrit)
Halaman pembuka TM-6011 - Modul 5: Numerical Formulation (Model Diskrit), bagian dari rangkaian Advanced Reservoir Simulation.
Modul 4 sebelumnya menurunkan skema finite difference dari sudut pandang kontinu: memulai dari PDE (diffusivity equation) lalu mendekati turunannya lewat Taylor series. Modul ini menurunkan persamaan diskrit yang sama, tetapi lewat jalan yang sepenuhnya berbeda: pendekatan diskrit (discrete approach), langsung dari mass balance per gridblock — pendekatan yang jauh lebih dekat dengan cara simulator komersial benar-benar dibangun.
Halaman 2 dari 14
Finite Difference Equations — A Discrete Approach
Halaman judul bagian: “Finite Difference Equations — A Discrete Approach”.
Ini menandai pergantian sudut pandang dari Modul 4 (yang menurunkan skema beda-hingga secara kontinu, dari PDE via Taylor series) menuju penurunan langsung dari mass balance (material balance) per gridblock, tanpa harus melalui PDE terlebih dahulu.
Halaman 3 dari 14
Discrete Approach
Halaman ini membandingkan dua filosofi penurunan persamaan aliran:
- Tidak menurunkan persamaan dari PDE lewat Taylor series (pendekatan kontinu) — berbeda dengan Modul 4.
- Pendekatan kontinu tidak lazim digunakan dalam praktik industri.
- Pembahasan selanjutnya menurunkan persamaan melalui grid block dengan mendiskretisasi partial differential equation secara langsung.
Pernyataan ini adalah pembeda kunci antara Modul 4 dan Modul 5: keduanya berujung pada persamaan diskrit yang identik strukturnya, tetapi Modul 5 sampai ke sana lewat mass balance fisik per gridblock, bukan lewat manipulasi matematis Taylor series.
Halaman 4 dari 14
Oil Material Balance Equation
Titik tolak pendekatan diskrit adalah pernyataan mass balance (material balance), dalam bentuk yang sangat sederhana dan intuitif:
Net rate of Flow in (scf/D) = Rate of Accumulation (scf/D)
Artinya: laju alir bersih yang masuk ke sebuah gridblock harus sama dengan laju akumulasi massa fluida di dalam gridblock tersebut. Ini adalah hukum kekekalan massa yang sama persis dengan yang digunakan di Modul 2 (dalam bentuk kontinu, ∇⋅(…)=∂/∂t(…)), hanya sekarang dinyatakan langsung dalam istilah laju alir per gridblock, siap didiskretisasi.
Halaman 5 dari 14
Oil Material Balance: Volume Pori Gridblock
Diambil model 1-D homogen, direpresentasikan sebagai deretan gridblock (i−1, i, i+1, …), masing-masing berukuran Δx×Δy×h.
Volume pori tiap gridblock:
Vp=ΔxΔyhϕ
Dari volume pori ini, jumlah minyak yang tersimpan di gridblock (OIP — Oil In Place) pada kondisi reservoir dikonversi ke kondisi permukaan lewat formation volume factor Bo:
OIP=BoVpSo
Kuantitas VpSo/Bo inilah yang nantinya menjadi suku akumulasi di ruas kanan persamaan mass balance pada halaman berikutnya.
Halaman 6 dari 14
Laju Akumulasi Selama Satu Time Step
Laju akumulasi selama satu time step Δt dihitung sebagai selisih OIP antara akhir (n+1) dan awal (n) time step, dibagi Δt:
Δt1[(BoVpSo)n+1−(BoVpSo)n]
Gridblock i menerima aliran dari dua tetangganya: qleft (dari kiri) dan qright (dari kanan) — divisualisasikan sebagai panah masuk dari kedua sisi menuju blok i.
Net rate of flow in = qleft+qright
Ruas kiri (aliran masuk neto) inilah yang akan disamakan dengan ruas kanan (laju akumulasi) di atas, menjadi persamaan mass balance lengkap di halaman berikutnya.
Halaman 7 dari 14
Mass Balance Lengkap dan Laju Alir Antar-Gridblock
Menggabungkan halaman keenam menjadi satu persamaan mass balance lengkap:
qlft+qrht=Δt1[(BoVpSo)n+1−(BoVpSo)n]
Aliran dari kanan, dari gridblock i+1 menuju gridblock i, dinyatakan dalam kecepatan Darcy:
qrht(scf/D)=BourhtA
atau, setelah memasukkan Darcy’s law secara explicit (dengan konstanta satuan lapangan 0.00633):
qright=(μoBo0.00633kkro)(Δxpi+1−pi)(Δyh)
yang dapat ditata ulang menjadi:
qright=(Δx0.00633khΔy)(Bμkr)o(pi+1−pi)
Bentuk kedua ini memisahkan dua kelompok suku: satu bergantung geometri gridblock (k, h, Δy, Δx), satu lagi bergantung sifat fluida/batuan (kr, B, μ) — pemisahan yang menjadi dasar definisi transmissibility dan mobility di halaman berikutnya.
Halaman 8 dari 14
Introducing New Term: Transmissibility dan Mobility
Dua kelompok suku dari halaman sebelumnya diberi nama masing-masing:
Transmissibility, T=kA/L — pada batas timur (E) antara gridblock i dan i+1:
Ti+1/2=TE=Δx0.00633khΔy
Mobility, kr/(μB) — dievaluasi di batas antar-blok:
Mi+1/2=(Bμkr)oi+1/2=(Bμkr)oE
Sifat fluida pada batas antar-blok dihitung sebagai rata-rata dari kedua blok tetangga:
(Bo)E=2Boi+Boi+1(μo)E=2μoi+μoi+1(kro)E=upstream kro
Diagram di samping menunjukkan notasi arah mata angin: gridblock pusat dikelilingi tetangga N (utara), S (selatan), E (timur), W (barat), dengan batas-batasnya diberi label i±1/2 dan j±1/2 — notasi yang digunakan konsisten di seluruh sisa modul ini. Perlakuan khusus (kro)E=upstream (bukan rata-rata) adalah aturan penting: relative permeability diambil dari blok hulu (arah datangnya aliran), bukan dirata-ratakan seperti Bo dan μo.
Halaman 9 dari 14
Coefficient Consolidation (αₒ,E)
Untuk menyederhanakan notasi lebih jauh, transmissibility dan mobility digabung menjadi satu suku tunggal aoE (mobility × transmissibility):
aoE=(Bμkr)oETE
Suku gabungan aoE ini adalah koefisien konduktansi alir antara gridblock i dan tetangga timurnya (E) — menggabungkan seluruh informasi geometri (lewat TE) dan sifat fluida/batuan (lewat mobility) ke dalam satu angka. Notasi a dengan subskrip arah (aoE, aoW, dst.) inilah yang digunakan di seluruh persamaan diskritisasi akhir pada halaman-halaman berikutnya.
Halaman 10 dari 14
Oil Material Balance — Final Discretization (1-D dan 2-D)
Dengan notasi aoE (dan padanannya di arah lain), persamaan mass balance akhir untuk 1-D:
aoE(pi+1−pi)+aoW(pi−1−pi)=Δt1[(BoVpSo)n+1−(BoVpSo)n]
Untuk 2-D, tinggal menambahkan dua suku lagi (arah selatan S dan utara N):
aoE(pi+1−pij)+aoW(pi−1−pij)+aoS(pj+1−pij)+aoN(pj−1−pij)=Δt1[(BoVpSo)n+1−(BoVpSo)n]
Polanya jelas: setiap dimensi tambahan cukup menambahkan sepasang suku a(…) baru di ruas kiri, sementara ruas kanan (suku akumulasi) tetap sama persis.
Halaman 11 dari 14
Oil Material Balance — Final Discretization (3-D)
Melanjutkan pola dari halaman sebelumnya, untuk 3-D ditambahkan sepasang suku lagi (arah bawah B/bottom dan atas T/top), sehingga seluruh enam tetangga (E, W, S, N, B, T) muncul di ruas kiri:
aoE(pi+1−pijk)+aoW(pi−1−pijk)+aoS(pj+1−pijk)+aoN(pj−1−pijk)+aoB(pk+1−pijk)+aoT(pk−1−pijk)
=Δt1[(BoVpSo)n+1−(BoVpSo)n]
Ini adalah bentuk paling umum dari persamaan diskrit oil material balance: enam suku transmissibility-mobility di ruas kiri (satu untuk tiap tetangga dalam ruang 3D), disamakan dengan satu suku akumulasi waktu di ruas kanan.
Halaman 12 dari 14
Simplification Using the Difference Operator
Persamaan mass balance 3D yang panjang di halaman sebelumnya dapat dipadatkan lebih jauh menggunakan operator selisih (difference operator) Δ:
ΔaoΔp=Δt1[(BoVpSo)n+1−(BoVpSo)n]
Notasi ΔaoΔp ini adalah singkatan kompak untuk seluruh penjumlahan enam suku aoE(pi+1−pijk)+aoW(…)+… di halaman kesebelas — mirip dengan bagaimana operator Laplacian ∇2 memadatkan penjumlahan turunan kedua ke segala arah pada bentuk kontinu (Modul 2). Notasi inilah yang lazim digunakan dalam literatur reservoir simulation untuk menulis persamaan diskrit secara ringkas tanpa harus menuliskan keenam suku tetangga setiap kali.
Halaman 13 dari 14
Heterogeneous Reservoir: Transmissibility Dua Blok Berbeda
Sampai sini, formasi diasumsikan homogen. Halaman ini melonggarkan asumsi tersebut: dua gridblock bertetangga (i dan i+1) memiliki permeabilitas dan tebal berbeda (ki, hi vs. ki+1, hi+1), masing-masing dengan lebar setengah-blok Δxi/2 dan Δxi+1/2 dari batas tengah.
Setiap paruh blok memiliki nilai transmissibility tersendiri yang dihitung menggunakan jarak setengah blok:
T1=0.00633Δxi/2kihiΔyT2=0.00633Δxi+1/2ki+1hi+1Δy
Laju alir q yang sama harus melewati kedua paruh-blok tersebut secara berurutan (seri), masing-masing menghasilkan penurunan tekanan parsial menuju titik batas pi+1/2:
q=(Bμkr)oET1(pi+1/2−pi)=(Bμkr)oET2(pi+1−pi+1/2)=(Bμkr)oETE(pi+1−pi)
Tiga bentuk ini identik nilainya (sama-sama q), namun menggunakan referensi tekanan berbeda — inilah yang memaksa munculnya satu transmissibility gabungan TE yang menggantikan T1 dan T2 terpisah, diturunkan di halaman berikutnya.
Halaman 14 dari 14
Heterogeneous Reservoir: Transmissibility Ekivalen Seri
Halaman penutup modul ini menurunkan bentuk transmissibility ekivalen untuk dua paruh-blok yang tersambung seri dari halaman sebelumnya.
Karena penurunan tekanan total adalah jumlah dua penurunan parsial:
pi+1−pi=(pi+1/2−pi)+(pi+1−pi+1/2)
dan masing-masing suku di ruas kanan dapat ditulis sebagai q/[(kr/Bμ)oET1] dan q/[(kr/Bμ)oET2], maka:
q(T11+T21)/(Bμkr)oE=q(T1T2T1+T2)/(Bμkr)oE
Ini adalah rumus kombinasi resistansi seri yang khas (analog rangkaian listrik: dua hambatan seri berbanding terbalik dijumlahkan) — transmissibility gabungan TE untuk batas heterogen antara dua gridblock dengan sifat batuan berbeda dihitung dari T1 dan T2 dengan cara yang sama seperti dua resistor tersambung seri, bukan sekadar dirata-ratakan langsung. Ini menutup seluruh alur modul: dari mass balance dasar, transmissibility-mobility homogen, hingga koreksi transmissibility untuk formasi heterogen — fondasi yang langsung digunakan dalam pembangunan matriks Grid Model pada modul berikutnya.