Lompat ke konten utama

Proof of the Diffusivity Equation Using Normalized Pressure (pₚ)

Soal

Modul 2 (Mathematical Model) menutup pembahasannya dengan bentuk umum persamaan aliran minyak yang sudah memuat formation volume factor BoB_o:

[kμBop]=t[ϕBo]\nabla\cdot\left[\frac{k}{\mu B_o}\nabla p\right] = \frac{\partial}{\partial t}\left[\frac{\phi}{B_o}\right]

lalu memperkenalkan sebuah variabel normalized pressure ppp_p tanpa menuntaskan pembuktiannya: itulah yang menjadi soal homework ini:

Buktikan bahwa dengan mendefinisikan variabel ppp_p secara tepat, persamaan aliran minyak di atas dapat disederhanakan menjadi bentuk diffusivity equation standar:

2pp=ϕμctkppt\nabla^2 p_p = \frac{\phi\mu c_t}{k}\frac{\partial p_p}{\partial t}

Yang Diketahui dan Asumsi

  • Reservoir homogen dan isotropik, sehingga permeabilitas kk dianggap konstan terhadap posisi maupun tekanan.
  • Fluida berupa minyak satu fase (di atas tekanan bubble point), dengan viskositas μ(p)\mu(p) dan formation volume factor Bo(p)B_o(p) yang keduanya boleh berubah terhadap tekanan.
  • Compressibility minyak didefinisikan sebagai co=1BodBodpc_o = -\dfrac{1}{B_o}\dfrac{dB_o}{dp}, dan compressibility batuan sebagai cf=1ϕdϕdpc_f = \dfrac{1}{\phi}\dfrac{d\phi}{dp}, dengan compressibility total ct=co+cfc_t = c_o + c_f.
  • Semua besaran (μ\mu, BoB_o, ϕ\phi, ctc_t) dievaluasi secara lokal di titik dan waktu yang sama dengan p(x,y,z,t)p(x,y,z,t).

Langkah Pembuktian

Langkah 1: Definisikan variabel normalized pressure.

Sama seperti pendekatan pseudopressure m(p)m(p) pada gas nyata (lihat Modul 2), didefinisikan sebuah variabel baru ppp_p lewat integral berikut, agar suku k/(μBo)k/(\mu B_o) yang nonlinear “diserap” ke dalam definisi variabel itu sendiri:

pp(p)pbpdpμ(p)Bo(p)p_p(p) \equiv \int_{p_b}^{p} \frac{dp'}{\mu(p')\,B_o(p')}

dengan pbp_b sebagai tekanan referensi (misalnya tekanan bubble point). Konsekuensi langsung dari definisi ini (lewat Teorema Dasar Kalkulus) adalah turunannya terhadap pp:

dppdp=1μ(p)Bo(p)\frac{dp_p}{dp} = \frac{1}{\mu(p)\,B_o(p)}

Langkah 2: Sederhanakan ruas kiri (suku aliran).

Dengan aturan rantai, gradien ppp_p berkaitan dengan gradien pp melalui:

pp=dppdpp=1μBop\nabla p_p = \frac{dp_p}{dp}\nabla p = \frac{1}{\mu B_o}\nabla p

Karena kk konstan, ia dapat dikeluarkan dari operator divergence (sifat linearitas), sehingga ruas kiri persamaan asal menjadi:

[kμBop]=[kpp]=k2pp\nabla\cdot\left[\frac{k}{\mu B_o}\nabla p\right] = \nabla\cdot\left[k\,\nabla p_p\right] = k\,\nabla^2 p_p

Langkah 3: Sederhanakan ruas kanan (suku akumulasi) dengan aturan rantai.

Ruas kanan diturunkan dulu terhadap pp, baru dikalikan p/t\partial p/\partial t (aturan rantai):

t[ϕBo]=ddp(ϕBo)pt\frac{\partial}{\partial t}\left[\frac{\phi}{B_o}\right] = \frac{d}{dp}\left(\frac{\phi}{B_o}\right)\frac{\partial p}{\partial t}

Turunan ddp(ϕBo)\dfrac{d}{dp}\left(\dfrac{\phi}{B_o}\right) diuraikan dengan aturan hasil kali (product rule):

ddp(ϕBo)=1Bodϕdp+ϕ(1Bo2dBodp)=ϕBo(1ϕdϕdp)cf+ϕBo(1BodBodp)co=ϕBo(cf+co)=ϕctBo\frac{d}{dp}\left(\frac{\phi}{B_o}\right) = \frac{1}{B_o}\frac{d\phi}{dp} + \phi\left(-\frac{1}{B_o^2}\frac{dB_o}{dp}\right) = \frac{\phi}{B_o}\underbrace{\left(\frac{1}{\phi}\frac{d\phi}{dp}\right)}_{c_f} + \frac{\phi}{B_o}\underbrace{\left(-\frac{1}{B_o}\frac{dB_o}{dp}\right)}_{c_o} = \frac{\phi}{B_o}\left(c_f + c_o\right) = \frac{\phi\,c_t}{B_o}

Persis di sinilah definisi compressibility total ct=co+cfc_t = c_o + c_f muncul secara alami dari penurunan, bukan diasumsikan begitu saja. Sehingga ruas kanan menjadi:

t[ϕBo]=ϕctBopt\frac{\partial}{\partial t}\left[\frac{\phi}{B_o}\right] = \frac{\phi\,c_t}{B_o}\frac{\partial p}{\partial t}

Langkah 4: Ganti p/t\partial p/\partial t dengan pp/t\partial p_p/\partial t.

Dari hasil Langkah 1, berlaku juga hubungan sebaliknya (aturan rantai lagi, kali ini menurunkan ppp_p terhadap tt):

ppt=dppdppt=1μBoptpt=μBoppt\frac{\partial p_p}{\partial t} = \frac{dp_p}{dp}\frac{\partial p}{\partial t} = \frac{1}{\mu B_o}\frac{\partial p}{\partial t} \quad\Longrightarrow\quad \frac{\partial p}{\partial t} = \mu B_o\,\frac{\partial p_p}{\partial t}

Substitusikan ini ke hasil Langkah 3:

t[ϕBo]=ϕctBo×μBoppt=ϕμctppt\frac{\partial}{\partial t}\left[\frac{\phi}{B_o}\right] = \frac{\phi\,c_t}{B_o}\times \mu B_o\,\frac{\partial p_p}{\partial t} = \phi\mu c_t\,\frac{\partial p_p}{\partial t}

Perhatikan bahwa suku BoB_o pada pembilang dan penyebut saling meniadakan: inilah alasan definisi ppp_p di Langkah 1 dipilih persis seperti itu.

Langkah 5: Gabungkan kedua ruas.

Menyamakan hasil Langkah 2 dan Langkah 4 (karena keduanya berasal dari ruas kiri dan ruas kanan persamaan yang sama):

k2pp=ϕμctpptk\,\nabla^2 p_p = \phi\mu c_t\,\frac{\partial p_p}{\partial t}

Membagi kedua ruas dengan kk, terbukti:

2pp=ϕμctkppt\boxed{\nabla^2 p_p = \frac{\phi\mu c_t}{k}\frac{\partial p_p}{\partial t}} \qquad \blacksquare

Kesimpulan

Dengan mendefinisikan normalized pressure pp=pbpdpμ(p)Bo(p)p_p = \displaystyle\int_{p_b}^{p} \dfrac{dp'}{\mu(p')B_o(p')}, persamaan aliran minyak yang semula memuat suku k/(μBo)k/(\mu B_o) yang berubah-ubah terhadap tekanan dapat ditulis ulang menjadi bentuk diffusivity equation standar 2pp=(ϕμct/k)pp/t\nabla^2 p_p = (\phi\mu c_t/k)\,\partial p_p/\partial t: sama persis bentuknya dengan diffusivity equation cairan sederhana di Modul 2, hanya dengan pp diganti ppp_p.

Mengapa Pembuktian Ini Penting?

  • Ini adalah pola yang sama dengan pendekatan pseudopressure gas m(p)m(p) di Modul 2: mendefinisikan variabel baru lewat sebuah integral agar bentuk persamaannya kembali menyerupai diffusivity equation standar yang sudah dikenal solusi analitiknya (1D, 2D, radial).
  • Perlu digarisbawahi (sama seperti m(p)m(p) pada gas, persamaan hasil akhir untuk ppp_p belum tentu benar-benar linear) koefisien ϕμct/k\phi\mu c_t/k di ruas kanan masih dapat berubah terhadap tekanan (lewat μ(p)\mu(p) dan ct(p)c_t(p)). Pendekatan ini hanya membuat bentuk persamaannya kembali seperti diffusivity equation standar, sehingga metode dan analytical solution yang sudah ada dapat digunakan kembali sebagai pendekatan (terutama jika μBo\mu B_o tidak berubah drastis terhadap tekanan).
  • Konsep ini juga persis yang mendasari paper Diffusivity Equation for Real Liquids with Gas in Solution pada review PR Nomor 1: di sana, densitas minyak (bukan BoB_o secara langsung) yang dijadikan variabel utama untuk menangani ketidak-idealan fluida, dengan semangat penurunan yang sama.