Sealing / Non-Sealing Fault
Klasifikasi sesar berdasarkan kemampuannya menahan atau meloloskan aliran fluida antar blok reservoir yang dipisahkannya, direpresentasikan lewat transmissibility multiplier.
Definisi
Sealing fault adalah sesar yang sepenuhnya menghambat aliran fluida antar blok reservoir yang dipisahkannya, sementara non-sealing fault masih memungkinkan komunikasi hidraulik parsial hingga penuh antar kedua blok tersebut.
Pembahasan
Sifat sealing suatu sesar bergantung pada proses geologi seperti pergeseran lapisan (juxtaposition) yang dapat menempatkan lapisan permeable berhadapan dengan lapisan impermeable, atau pembentukan material lempung yang terseret sepanjang bidang sesar (fault gouge) yang menyumbat jalur aliran. Dalam simulasi, tingkat “kebocoran” suatu sesar direpresentasikan lewat fault transmissibility multiplier bernilai 0 (sepenuhnya sealing) hingga 1 (non-sealing/transparan), sering menjadi salah satu parameter kunci yang disesuaikan selama history matching.
Signifikansi
Menentukan sifat sealing atau non-sealing suatu sesar secara tepat sangat memengaruhi prediksi kompartementalisasi reservoir, drive mechanism efektif, dan strategi penempatan sumur pada setiap blok yang terpisah sesar.