Coning
Fenomena penarikan air dan/atau gas membentuk profil seperti kerucut menuju perforasi sumur akibat drawdown tekanan yang kuat di sekitar sumur.
Definisi
Coning adalah fenomena penarikan air dan/atau gas dari zona di atas atau di bawah zona minyak, membentuk profil seperti kerucut (cone) menuju perforasi sumur, akibat drawdown tekanan yang kuat di sekitar sumur saat diproduksikan.
Pembahasan
Ketika sumur diproduksikan pada laju tinggi, tekanan di sekitar lubang sumur turun tajam (drawdown besar), menciptakan gradien tekanan vertikal yang cukup kuat untuk “menarik” air dari akuifer di bawah zona minyak (water coning) atau gas dari gas cap di atasnya, melawan gaya gravitasi yang seharusnya menjaga segregasi fluida berdasarkan densitas. Begitu air atau gas mencapai perforasi, fluida yang tidak diinginkan itu ikut terproduksi, mengurangi efisiensi produksi minyak dan dapat mempercepat penurunan produktivitas sumur.
Coning paling sering dipelajari lewat model radial cross section (irisan dua dimensi radial-kedalaman di sekitar satu sumur), cukup untuk menangkap fenomena dekat-sumur ini tanpa perlu memodelkan seluruh lapangan. Mengurangi laju produksi sumur (menurunkan drawdown) adalah cara paling umum mengendalikan coning, meski dengan konsekuensi laju produksi minyak yang lebih rendah.
Signifikansi
Coning adalah salah satu fenomena reservoir paling klasik yang menjadi pertimbangan penting dalam menentukan laju produksi optimal sebuah sumur, dan menjadi topik studi banding simulator reservoir klasik (SPE Comparative Study Kedua).