Adaptive Implicit Method (AIM)
AIM, pendekatan yang memilih tingkat keimplisitan berbeda untuk tiap sel grid secara dinamis, hanya menerapkan kalkulasi berat pada sel yang benar-benar membutuhkannya.
Definisi
Adaptive Implicit Method (AIM) adalah pendekatan numerik yang memilih tingkat keimplisitan berbeda untuk tiap sel grid secara dinamis dari waktu ke waktu — sel yang sedang mengalami perubahan cepat (misalnya dekat sumur atau di depan front saturasi) diberlakukan fully implicit, sementara sel-sel lain yang relatif tenang cukup diberlakukan IMPES.
Pembahasan
AIM pertama kali dikembangkan oleh Scientific Software Corporation (SSC) dan dipresentasikan dalam studi banding SPE Comparative Study klasik. Ide dasarnya adalah menghindari pemborosan komputasi: menerapkan fully implicit di seluruh grid block padahal hanya sebagian kecil yang benar-benar membutuhkan stabilitas ekstra itu adalah pemborosan sumber daya, sementara menerapkan IMPES di seluruh grid berisiko tidak stabil di sel-sel yang mengalami perubahan cepat.
Dengan secara otomatis mendeteksi sel mana yang berpotensi tidak stabil (misalnya berdasarkan seberapa besar perubahan saturasi atau tekanan antar-langkah waktu) dan hanya menerapkan kalkulasi implicit penuh pada sel-sel tersebut, AIM mencoba mendapatkan yang terbaik dari kedua dunia: kecepatan IMPES di sebagian besar grid, dan stabilitas fully implicit tepat di tempat yang dibutuhkan.
Signifikansi
AIM merepresentasikan filosofi optimasi komputasi yang penting dalam reservoir simulation skala besar: alih-alih memilih satu numerical scheme secara seragam untuk seluruh model, alokasikan sumber daya komputasi secara adaptif hanya di tempat yang benar-benar diperlukan.